Mengambil Hikmah dari Cerita Perampok Cerdas

Oleh:   tulisanndeso tulisanndeso   |   1/13/2018 05:48:00 PM
Perampokan merupakan sebuah tindakan Kriminal yang dimanapun itu melanggar hukum dan semua tindakan yang melanggar hukum tidak dibenarkan. Namun, kisah segerombolan perampok ini bisa dijadikan pelajaran bagi siapa saja yang membacanya.


Anda mungkin sudah sering membaca mengenai cerita atau kisah ini, karena biasanya kisah ini sering di broadcast melalui sosial media.

Kisah ini saya tambahkan ke dalam blog Tulisan Ndeso sebagai pengingat diri saya sendiri, agar bisa mengambil pelajaran dari cerita yang ada. Cerita ini saya ambil dari Tribun Banjarmasin, berikut selengkapnya.
Perampok Cerdas
Pada suatu hari yang cerah, terdapat sekawanan perampok yang mendatangi Bank. Tujuannya? Jelas untuk merampok, mengambil alih semua uang yang ada di bank dengan caranya.

Perampok berteriak kepada semua orang di sebuah bank,


“Jangan bergerak! Uang ini semua milik negara, hidup Anda adalah milik Anda.”

Semua orang di bank kemudian tiarap.

Hal ini disebut mind changing concept,
Mengubah cara berpikir. Semua orang berhasil mengubah cara berpikir dari cara yang biasa menjadi cara yang kreatif.

Salah satu nasabah seksi mencoba merayu perampok, tetapi malah membuat perampok marah dan berteriak. Sang perampok berteriak,

“Yang sopan mbak! Ini perampokan bukan perkosaan!”

Hal ini disebut, being professional.
Bertindak profesional, fokus hanya pada pekerjaan sesuai prosedur yang diberikan.

Setelah selesai merampok bank dan kembali ke rumah; perampok muda yang lulusan MBA dari universitas terkenal berkata kepada perampok tua yang hanya lulusan SD,

“Bang, sekarang kita hitung hasil rampokan kita.”

Perampok tua menjawab,

“Dasar bodoh, uang yang kita rampok banyak, repot menghitungnya, kita tunggu saja berita TV, pasti ada berita mengenai jumlah uang yang kita rampok.”

Hal ini disebut Experience, atau pengalaman.
Pengalaman lebih penting daripada selembar kertas dari universitas.

Sementara di bank yang dirampok, si manajer berkata kepada kepala cabangnya untuk segera lapor ke polisi. Tapi kepala cabang berkata,

“Tunggu dulu, kita ambil dulu 80 miliar untuk kita bagi dua, nanti totalnya kita laporkan sebagai uang yang dirampok.”

Hal ini disebut, swim with the tide, artinya ikuti arus.
Mengubah situasi yang sulit menjadi keuntungan pribadi.

Kemudian kepala cabang berkata,

“Alangkah indahnya jika terjadi perampokan tiap bulan.”

Hal ini disebut, killing boredom, artinya menghilangkan Kebosanan.
Kebahagiaan pribadi jauh lebih penting dari pekerjaan Anda.

Keesokan harinya berita di TV melaporkan uang 100 miliar dirampok dari bank. Perampok menghitung uang hasil perampokan dan perampok sangat murka.

“Kita susah payah merampok cuma dapat 20 milliar, orang bank tanpa usaha dapat 80 milliar. Lebih enak jadi perampok yang berpendidikan rupanya.”

Hal ini disebut sebagai, knowledge is worth as much as gold.
Pengetahuan lebih berharga daripada Emas.

Di tempat lain manajer dan kepala cabang bank tersenyum bahagia karena mendapat keuntungan dari perampokan yang dilakukan orang lain.

Hal ini disebut sebagai, seizing opportunity.
Berani mengambil risiko.

Jika kita mencermati kisah di atas, memang mengandung unsur humor. Namun terdapat beberapa point yang bisa kita tangkap dari humor bisnis di atas. Ketika anda bisa menerapkan beberapa trik diatas (bukan merampoknya ya -_-), anda akan bisa mencapai salah satu dari tujuan atau cita-cita anda.

Membaca penjelasan dibawah ini akan membuat anda semakin bingung, jadi, ketika anda sudah menemukan kesimpulan atas tulisan diatas, harap jangan dilanjutkan membaca. LOL.

Mind Canging Concep atau mengubah cara berfikir perlu anda gunakan ketika anda menemukan jalan buntu atas persoalan anda atau anda ingin mendapatkan hasil yang berbeda. Karena, jika anda melakukan suatu hal sama dengan orang lain, jangan berharap mendapatkan hal yang berbeda.

Being Profesional. Menjadi profesional adalah suatu keharusan jika anda ingin segera menyelesaikan pekerjaan dengan hasil yang baik pula. Fokus pada apa yang menjadi tugas dan sesuai dengan prosedur yang ada.

Experience. Anda tidak harus gagal terlebih dahulu untuk menjadi sukses, atau mencoba sekian lama baru menjadi hasil yang baik. Pengalaman orang lain bisa anda jadikan sebagai pelajaran.

Swim with the Tide atau mengikuti arus. Cara ini biasanya dilakukan oleh beberapa orang yang hanya memanfaatkan situasi. "Ah, nggak gue banget nih. Gw kan orangnya berjuang dan pekerja keras!". Memang, sesekali anda harus mengalah dengan ego anda untuk bisa mengikuti situasi yang sedang berlangsung.

Killing Boredom. Kerja dengan sebuah kebosanan akan membuat anda hanya melakukan hal yang seadanya. Perlu suasana atau hal baru untuk dapat menjadi lebih produktif, dengan keluar dari Zona nyaman dan menemukan kompetisi dunia kerja, anda akan terus terpacu dan belajar, sehingga kebosanan akan hilang dengan sendirinya.

Knowledge is Worth as Much as Gold. Pengetahuan yang kita dapat tidak hanya dari sekolah atau perkuliahan. Pengetahuan yang paling berharga menurut saya adalah apa yang saya dapatkan dari kehidupan sehari-hari. Karena lingkungan adalah sekolah alam terbaik menurut saya. Teruslah belajar dari sekitar :)

Seizing Opportunity. Mengambil resiko adalah hal yang banyak dihindari orang. Karena sesuatu yang beresiko akan membuat orang berjuang lebih keras ketika gagal, namun akan mempermudah jika semua itu menjadi sebuah keberhasilan. Namun, dengan anda tidak mencoba untuk mengambil resiko, anda sudah gagal untuk tidak mencoba.

Penjelasan diatas hanyalah sebuah tulisan dari pemikiran random yang ada di kepala saya. Selain itu, galat error terhadap penjelasan tersebut sangat tinggi, jadi, jika anda membaca penjelasan tapi tidak mengerti dengan apa yang saya tulis, segera tinggalkan tulisan ini haha
Loading
Love This Article?

Tampilkan Komentar