Skip to main content

30+ Referensi Lomba Unik, Menarik, dan Mendidik untuk 17 Agustus

Tulisan Ndeso, Referensi Lomba Unik, Menarik, dan Mendidik untuk 17 Agustus - Apa yang ada dalam benak anda ketika mendengar nama bulan Agustus? Kemerdekaan Bangsa Indonesia! Sebagian besar orang akan berfikiran demikian, meski ada juga yang terkenang dengan tanggal lahir seseorang atau malah diskon dimana-mana ketika nama anda adalah Agus hehe.

Kemerdekaan Indonesia paling tepat untuk menggambarkan nama bulan Agustus di Indonesia. Selain karena peringatan kemerdekaan, banyak orang yang menanti lomba kemerdekaan tentunya. Agustus juga identik dengan Lomba 17-an atau Lomba 17 Agustus, bahkan Lomba Kemerdekaan.

Apa yang menjadikan Lomba populer disaat kemerdekaan Indonesia di bulan Agustus? Semangat, Semarak, Gotong Royong, serta Kerja Sama. Bagi saya, kata-kata tersebutlah yang paling cocok untuk menggambarkannya. Kenapa? Karena perjuangan pahlawan yang telah berjuang melawan penjajah dan membawa Indonesia ini Merdeka juga didasari oleh Semangat, Kerja Sama, dan Gotong Royong.

17 Agustus Kemerdekaan Indonesia

Terdapat banyak Lomba 17 Agustus-an yang didalamnya mengandalkan kerjasama, karena lomba tersebut dilakukan dalam sebuah tim atau group, seperti Panjat Pinang, Tarik Tambang, hingga Sepak Bola menggunakan Sarung. Memang, tidak semua lomba yang ada di 17 Agustus lazim dilombakan dalam perlombaan pada umumnya, terkadang terdapat Lomba 17 Agustus yang hanya ada di daerah tertentu karena terlampau unik. Lomba apa sajakah itu?

Lomba Unik dan Menarik untuk Acara 17 Agustus


1. Lomba Balap Karung Menggunakan Helm

Peserta Lomba Balap Karung Menggunakan Helm ini diharuskan jongkok sambil menggunakan Helm, tidak seperti biasanya dengan cara berdiri.

2. Lomba Berjalan diatas Sebatang Bambu Menyebrangi Sungai

Jembatan yang ada saat ini memang sudah dibuat modern sehingga orang dapat dengan mudah menyebrangi sungai, namun bagaimana jika seseorang menyebrangi sungai hanya dengan sebatang bambu? Terlebih jika bambunya diberi halangan atau pelicin.

3. Lomba Menyebrangi Sungai dengan Sepeda melewati Papan

Berbeda dengan Lomba Berjalan diatas Sebatang Bambu Menyebrangi Sungai, lomba ini mengharuskan pesertanya menggunakan sepeda untuk menyebranginya, namun media yang digunakan berupa papan yang permukaannya lebih lebar dibanding bambu. Lebih lebar pun belum tentu ada bisa, berani coba?

4. Lomba Balapan Bakiak mengenakan Sarung

Balapan bakiak merupakan permainan adu kekompakan yang membutuhkan seorang komando untuk mendapat garis finish tercepat. Di sini, bakiak yang digunakan bukanlah bakiak biasa yang ada di kamar mandi, tapi bakiak panjang yang bisa menampung 3 hingga 5 pasang kaki per orang.

Terlihat mudah, namun bagaimana jika dilakukan dengan mengenakan Sarung?

5. Lomba Fashion Show menngunakan Barang Bekas

Fashion show bukanlah hal aneh untuk kaum muda mudi. Namun apa jadinya jika acara tersebut justru diisi oleh orang tua? Terlebih harus menggunakan bahan bekas atau daur ulang.

Antusias penonton pasti akan mengalir seiring para kontestan fashion show melakukan hal-hal konyol yang mengundang gelak tawa, apalagi jika pakaian dari bahan daur ulang yang dikenakan sangat unik. Hmm..

6. Lomba Sepakbola atau Futsal mengenakan Sarung atau Dress Wanita

Untuk nendang bola saja susah, apalagi lari. Ya seperti itulah rasanya jika main bola tapi pake sarung. Masih mending pakai sarung, coba kalau diganti pakai dress wanita. Haha dijamin malu banget jika dimainkan oleh kaum pria.

7. Lomba Gebuk Bantal atau Guling diatas Air

Lomba ini bisa dibilang salah satu yang paling seru di acara lomba 17 Agustus. Perlombaan gebuk guling atau bantal biasanya dilakukan di atas sungai, dua peserta yang saling berhadapan duduk diatas bambu yang melintang di sungai tersebut.

Mekanisme lombanya adalah, setiap peserta memukulkan bantal atau gulingnya ke lawannya, namun sebelumnya, bantal atau guling itu sudah dibasahi oleh air sungai, agar lebih mantap saat dipukulkan ke lawan :D.

8. Lomba Mengambil Koin dengan Cara Menggigit

Lomba ini menggunakan Jeruk Bali, bahkan dibeberapa daerah menggunakan kelapa muda, semangka, atau gedebog pisang sebagai media untuk menempatkan koin di tiap-tiap sisinya. Jeruk Bali yang akan digunakan untuk lomba bisa di lumuri dengan cokelat, kopi, lumpur, arang, atau bahkan oli.

9. Lomba Memukul dan Memecahkan Balon Air dengan Mata Tertutup

Lomba ini menguji insting pesertanya karena mata setiap peserta ditutup dengan kain. Tidak jarang peserta salah memukul peserta yang lain, maka dari itu, pemukul yang digunakan biasanya menggunakan tangkai daun pisang agar aman.

Selain menggunakan Balon, lomba ini juga bisa lebih menghemat biaya jika menggunakan plastik atau jika memang kelebihan budget, panitia dapat menggantinya dengan Kendi atau Gentong biar greget sekalian :D.

10. Lomba Lari Sambil Memindahkan Kelereng Menggunakan Sendok

Meskipun lomba ini selalu ada setiap Lomba 17 Agustus, namun untuk memenangkannya memang sedikit susah, selain harus melawan para peserta lainnya, anda juga harus menjaga agar kelereng yang diletakan diatas sendok tidak jatuh.

11. Lomba Berhias Diri Meniru Pahlawan Nasional

Salah satu tujuan dari lomba ini tidak lain adalah untuk menunjukkan rasa cinta tanah air, mengenal, dan juga untuk menghormati pengorbanan para Pahlawan Nsional yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Para peserta diharuskan berdandan semirip mungkin dengan karekter pahlawan yang dipilihnya.

12. Lomba Merangkak Sambil Ngedot

Lomba ini bukan dimainkan oleh anak-anak, melainkan oleh bapak-bapak sebagai pesertanya. Dot yang biasanya identik dengan anak-anak, kini digunakan oleh orang tua.

BACA JUGA : Fakta Mengenai Proklamasi 17 Agustus 1945

Lombanya sederhana banget, setiap peserta diharusnya merangkak dari garis start hingga finish sambil ngedot, siapa yang sampai duluan tanpa menjatuhkan dot nya, maka peserta itulah yang menang.

13. Lomba Balap Egrang

Permainan Egrang ada di berbagai penjuru Indonesia, namun terdapat perbedaan nama atau sebutan unik di setiap daerah. Permainan egrang kini sudah menjadi hal yang wajib diadakan setiap lomba 17 Agustus.

Egrang yang dikenal oleh kalangan luas disebut Ingkau oleh warga Bengkulu, Batungkau oleh masyarakat Kalimantan Selatan, Jangkungan bagi sebagian orang di Jawa Tengah dan masih banyak lagi.

14. Lomba Memindahkan Karet dengan Sedotan

Lomba ini lebih diminati oleh anak-anak dibandingkan orang dewasa. Cara memainkannya cukup mudah, peserta harus memindahkan karet gelang menggunakan sedotan yang ditaruh dimulut.

Peserta hanya harus menjaga agar karet tidak jatuh, sebab jika karet tersebut jatuh akan disuruh untuk mengulangi lagi dari awal. Triknya mudah, jangan taruh karet gelang diujung sedotan karena akan membuat beban pada sedotan, tapi taruh karet gelang tadi di ujung bibir.

15. Lomba Sepeda Lambat

Jika biasanya sebuah lomba untuk mencari pemenang yang paling cepat, Lomba Sepeda Lambat dinilai dari siapa yang paling lambat sampai garis finish atau yang mampu bertahan terlama diatas sepeda.

Lomba ini cukup sulit karena peserta harus menjaga keseimbangan saat sepeda yang dinaikinya bergerak lambat bahkan berhenti.

16. Lomba Menangkap Bebek di Sawah

Lomba terbilang sulit, mengingat medannya adalah persawahan atau sebagian daerah berada di arena air, selain karena bebek bisa bergerak lebih cepat dan lincah, para peserta juga akan kesulitan untuk bergerak karena berada didalam air yang berlumpur.

Lomba biasa digelar di Bali dan beberapa kota di Jawa Timur seperti Sampang, Ngawi dan Surabaya.

17. Lomba Menangkap Belut Sebanyak-banyaknya

Berbeda dengan Lomba Menangkap Bebek di Sawah, meskipun belut tidak bisa lari selincah Bebek, namun permukaan kulitnya yang licin dan berlendir akan sangat susah anda tangkap, terlebih anda menangkapnya menggunakan tangan kosong.

18. Lomba Tarik Tali Tambang

Lomba ini jelas sangat seru karena akan menunjukkan kekuatan, kekompakkan dan semangat berjuang dari para tim yang berlomba. Setiap tim biasanya diisi 5-7 orang tergantung peraturan yang ditentukan oleh panitia.

Trik untuk bisa memenangkan lomba ini jelas membutuhkan perjuangan yang besar, terlebih jika tim yang dihadapi orangnya besar dan kuat-kuat. Maka dari itu, peserta terkuat ditempatkan di bagian depan karena dialah kunci yang akan menahan dan juga manarik tim lawan di barisan depan.

19. Lomba Merias Wajah dengan Mata Tertutup

Cara mainnya sangat mudah, satu tim terdiri dari 2 orang. Ada yang bertindak sebagai perias yang ditutup matanya dan ada yang menjadi objek riasnya.Perias yang ditutup matanya akan merias wajah dari temannya secantik mungkin dengan waktu yang sudah ditentukan oleh juri.

Jangan bilang anda jago merias diri jika belum bisa memenangkan lomba ini, bahkan pemilik salon tata rias sekalipun belum tentu bisa memenangkannya hehe..

20. Lomba Bola Voli dengan Mata Tertutup

Memang akan ada yang unik dari Lomba 17 Agustus, kali ini permainan Bola Voli. Permainan yang biasanya menggunakan Net sebagai halangannya, sekarang menggunakan kain tertutup. Ini merupakan tantangan, mengingat peserta tidak akan bisa melihat pergerakan bola saat ada di kubu lawan.

21. Lomba Balap dan Joget Balon

Dalam satu tim terdapat dua orang peserta yang saling berhadapan menghimpit balon dengan kepala mereka. Tugas mereka membawa balon tersebut dari garis start hingga finish atau bisa juga mereka berjoget, siapa yang balonnya tidak jatuh sampai musik selesai, dialah pemenangnya.

22. Lomba Makan Kerupuk

Lomba ini sudah cukup legend untuk 17 Agustusan, namun entah mengapa masih saja terlihat seru. Perlu ada tantangan yang unik dalam lomba ini, misalnya dengan menambahkan sambal di kerupuk atau ukurannya dibuat super jumbo, kalau perlu sekalian sama nasi nya agar peserta lebih semangat dalam berlomba hehe..

23. Lomba Memasukan Paku, Bendera, dan Belut ke Dalam Botol

Dibutuhkan keseimbangan dan ketenangan yang lebih agar paku bisa dengan mudah masuk ke dalam botol. Usahakan untuk bergerak tidak terlalu cepat, karena pada dasarnya perlombaan ini melatih konsentrasi dan kesabaran.

24.Lomba Panjat Pinang

Satu lagi lomba klasik yang wajib ada ketika lomba 17 Agustus yakni Panjat Pinang. Biasanya panitia akan menggantungkan 20-30 hadiah diatas pohon pinang (padahal Bambu hehe) yang telah dilumuri oli terlebih dahulu. Selanjutnya peserta yang beranggotakan 5-6 orang akan berlomba untuk menaiki pinang dengan jangka waktu tertentu untuk bergantian dengan tim lainnya.

Ketika mencapai puncak, peserta harus mengambil bendera terlebih dahulu dan mengibarkannya sambil berteriak MERDEKA!!! Kemudian peserta dipersilahkan mengambil 5-6 hadiah yang diinginkan dan dibagikan ke tim. Jika hingga akhir perlombaan masih terdapat hadiah, maka bisa digunakan hadiah lomba lain oleh panitia.

25. Lomba Estafet Tepung

Lomba ini terdiri dari 3 - 5 orang dalam timnya, mereka duduk berurutan menghadap kedepan sambil ditutup matanya. Peserta paling depan mengambil tepung dengan tangannya untuk kemudian di estafetkan ke belakang melalui atas kepalanya. Jika waktu memindahkan tepungnya kurang tepat, jelas tepung tersebut akan tumpah dikepala peserta.

26. Lomba Gendong Istri

Suami istri yang akan mengikuti lomba Agustusan wajib mencoba game ini, karena game ini hanya dipebolehkan oleh pasangan suami istri. Selain adu kecepatan, lomba ini juga untuk melihat seberapa kompak pasangan suami istri yang ikut.

27. Lomba Memasak dan Hias Tumpeng

Setiap peserta biasanya beranggotakan 2 hingga 4 orang untuk memasak masakan unik atau yang telah ditentukan oleh panitia. Bagi peserta yang masakannya enak atau hiasan tumpengnya keren, maka akan keluar sebagai pemenangnya. Lomba ini bukan hanya diikuti oleh ibu-ibu saja loh, akan lebih seru jika diikuti oleh bapak-bapak hehe

28. Lomba Cerdas Cermat Kemerdekaan

Lomba ini dimaksudkan untuk meningkatkan daya ingat anak muda zaman sekarang tentang sejarah perjuangan pahlawan menghadapi penjajah sampai dengan merebut kemerdekaan.

Selain itu, panitia juga bisa memberikan tema lain yang berhubungan dengan nasionalisme di era reformasi saat ini. Tentu perlombaan yang demikian ini tidak hanya menarik akan tetapi bersifat mendidik.

29. Lomba Menghafal Teks Proklamasi dan Pancasila

Lomba menghafal teks proklamasi dan pancasila ini bisa dijadikan salah satu lomba 17an untuk anak yang tidak hanya mendidik tetapi membuat anak memahami dan menghayati arti proklamasi dan pancasila.

Anak-anak akan tertantang untuk berusaha dengan cepat menghafal teks proklamasi dan pancasila dengan adanya lomba ini. Jadi, selain bisa menumbuhkan rasa patriotisme dan cinta tanah air, secara tidak langsung lomba ini juga dapat meningkatkan daya ingat anak-anak.

30. Lomba Memerankan Drama Memperebutkan Kemerdekaan

Mengadakan lomba yang satu ini tentu sangat menarik. Bagaimana tidak? Anak-anak akan memerankan drama tentang memperebutkan kemerdekaan tentunya ini akan membuat anak menghayati peran pahlawan yang ia lakoni.

Maka, lomba ini tidak saja membuat anak lebih berani tampil di hadapan publik, tapi juga membuat perasaannya lebih menghargai dan menghormati jasa pahlawan serta adanya semangat nasionalisme.

31. Lomba Membuat Surat Cinta untuk Ibu dan Bapak

Mungkin ini sedikit berbeda atau jarang ada yang melombakan ini. Tujuan dari lomba ini adalah untuk menanamkan rasa cinta dan kasih sayang kepada orang tua. Jika didaerahmu belum ada, kenapa tidak dicoba? Positif banget efeknya :)

Aneka lomba 17 Agustus diatas atas tidak hanya memeriahkan perayaan kemerdekaan tetapi juga mendidik anak untuk memahami sejarah kemerdekaan, melestarikan budaya, dan meningkatkan nasionalisme. Semoga semangat Kemerdekaan akan selalu ada didalam diri kita untuk memajukan Indonesia ke arah yang lebih baik. MERDEKA !!!

Tag : Lomba 17 Agustus, Lomba 17an, Lomba Kemerdekaan, 17 Agustus, 17an
Cari Artikel Lainnya Di Sini
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar