Skip to main content

Penyebab dan Dampak Melemahnya Rupiah Terhadap Mata Uang Asing

Tulisan Ndeso, Penyebab dan Dampak Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Terhadap Mata Uang Asing - Ketika nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing menurun, apakah yang menjadi penyebab utamanya?

Pertanyaan tersebut tentunya akan keluar pada setiap benak orang yang merasakan dampak melemahnya rupiah terhadap barang yang dihasilkan jika ia adalah seorang pengusaha ataupun ibu rumah tangga yang merasakan naiknya harga kebutuhan rumah tangga.

Dampak melemahnya Rupiah biasanya dikaitkan dengan Dollar Amerika. Ketika kurs Dollar mengalami peningkatan terhadap nilai tukar rupiah, maka bersiaplah akan ada banyak harga melambung tinggi. Hal ini pun akan terjadi di berbagai negara, karena mata uang Dollar menjadi acuan atau tolak ukur mata uang di dunia.

Akan ada banyak orang yang lebih rajin melihat di internet mengenai kurs Dollar hari ini, Dollar ke Rupiah, 1 Dollar ke Rupiah, hingga 1 Dollar berapa Rupiah? saat nilai Dollar semakin tinggi. Ini adalah cara paling mudah untuk memprediksi harga jual dan beli yang ada di pasaran hingga hanya untuk sekedar mengkritik pemerintah mengenai melemahnya Rupiah terhadap Dollar.

Rupiah vs Dollar

Perlu menjadi pertanyaan, mengapa Dollar bisa menjadi tolak ukur mata uang lain di dunia? Baca sejarahnya berikut ini :

Mengapa Dollar Menjadi Acuan Mata Uang Internasional?

Jaman dahulu kala, pencetakan uang pada sebuah negara tidak boleh sembarangan, mereka harus memiliki cadangan emas sebagai syaratnya. Secara sederhana, mata uang kertas saat itu merupakan surat bukti kepemilikan emas. Kertas dinilai lebih praktis jika disunakan untuk bertransaksi dibandingkan seseorang harus membawa emas untuk transaksi.

Menurut sejarah, di akhir perang dunia ke-2, negara-negara di dunia termasuk negara yang ada di Eropa mengalami kehancuran ekonomi yang hebat. Akibatnya, Negara-negara tersebut jatuh miskin hingga tidak berdaya untuk membangun negaranya kembali.

Dalam kondisi seperti itu, Amerika Serikat yang merupakan Negara kuat dan tidak ikut jatuh miskin memutuskan untuk membantu negara-negara yang mengalami kehancuran ekonomi dalam bentuk hutang atau pinjaman. Pinjaman tersebut dalam bentuk mata uang Dollar.

Sebagai jaminan, Negara yang berhutang harus menyerahkan emas kepada Amerika Serikat. Hal inilah yang membuat Amerika menguasai emas hampir di seluruh dunia. Sehingga Dollar Amerika yang disokong oleh banyak emas dipercaya sebagai mata uang yang kuat dan sah.

Mata uang Dollar sudah tersebar di berbagai penjuru dunia, sehingga Amerika harus mencetak uang Dollar dalam jumlah banyak untuk mendistribusikannya ke berbagai dunia. Sehingga tanpa disadari, Amerika mencetak dolar terlalu banyak dengan jumlahnya melebihi cadangan emas yang ada.

Hingga akhirnya, USD atau United States Dollar harus dilepas pegging-nya dari nilai emas dan dibiarkan mengambang bebas atau kerap disebut Fiat Money, dimana uang yang dicetak sama sekali tak dijamin apapun.

Semakin lama perekonomian Amerika semakin meningkat dampaknya adalah dollar pun ikut menguat. Negara-negara yang pernah meminjam uang pun sudah bisa membangun dan memulihkan negaranya sehingga bisa mencetak mata uangnya sendiri-sendiri.

Namun tetap saja mereka sudah terbiasa dan percaya kepada mata uang dollar. Banyak Negara yang memiliki cadangan devisa dalam bentuk dolar. Inilah alasan mengapa US Dolar sampai saat ini masih menjadi standar pembayaran atau mata uang internasional yang dipakai seluruh dunia bahkan dari dulu hingga saat ini.

Penyebab Rupiah Melemah Terhadap Kurs Mata Uang Asing

Nilai mata uang Rupiah memang selalu gurih untuk dibahas, baik ketika nilainya menguat, apalagi saat nilainya melemah. Beberapa hari kebelakang banyak yang bilang bahwa nilai Rupiah jatuh karena Dollar dan juga dialami oleh negara lain.

Hal tersebut memang benar adanya, namun lebih tepatnya, Rupiah sebenarnya bukan hanya melemah terhadap Dollar saja, namun juga mengalami pelemahan terhadap hampir seluruh mata uang dunia. Banyak negara lain yang mengalami pelemahan terhadap Dollar, valuasi dengan mata uang negara lain masih aman.

Artinya memang secara valuasi, Rupiah bukan hanya dihantam oleh Dollar, tetapi juga valuasinya menurun secara global, kecuali dengan negara-negara yang terkena krisis lebih parah seperti Turki, Venezuela, dan India.

Rupiah vs Mata Uang Asing

Terdapat beberapa penyebab melemahnya nilai mata uang Rupiah, diantaranya :

1. Peran Pengusaha

Pengusaha memiliki peran yang vital dalam memberikan kontribusi terhadap pendapatan negara. Di Indonesia terdapat banyak usaha menengah kebawah yang sangat bergantung dengan pemerintah.

Jangan anggap remeh, selain memenuhi kebutuhan yang ada di dalam negeri, para pengusaha juga mampu mengekspor barang yang di produksinya meskipun dalam kategori usaha kecil menengah kebawah.

Usaha Kecil Menengah Kebawah adalah “Kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat. Wikipedia.

Banyak usaha menengah kebawah yang memanfaatkan listrik dan minyak sebagai hal penting dalam usahanya. Sehingga, jika harga Listrik dan Bahan Bakar Minyak mengalami peningkatan harga, ini akan mempengaruhi keuntungan para pengusaha.

Meskipun merasa berat hati, para pengusaha harus menaikkan harga jual yang belum tentu diterima oleh masyarakat atau jika tidak omset mereka akan turun. Belum lagi, mereka harus bersaing dengan produk import dari China dengan harga yang sangat murah.

2. Peran Petani

Indonesia yang memiliki kekayaan alam luar biasa ini juga salah satu produsen padi terbesar di dunia. Perkebunan dan Pertanian berada di atas tanah luas nan subur.

Sering kita mendengar pemerintah melakukan Import hasil Perkebunan dan Pertanian atau Beras. Banyaknya petani yang ada di Indonesia dengan sawah yang luas seharusnya tidak ada lagi namanya import beras. Apalagi, beras adalah makanan pokok masyarakat Indonesia.

Import tersebut jelas akan menurunkan harga jual Beras yang diproduksi petani lokal, padahal biaya untuk menghasilkan padi berkualitas tidaklah murah, mulai dari bibit, pupuk, perawatan, hingga biaya panen.

3. Faktor Import dan Export
IMPOR adalah tindakan yang dilakukan untuk memasukan barang atau komoditas dari negara lain ke dalam negeri.
EKSPOR adalah kebalikan dari Impor, yaitu usaha yang dilakukan untuk menjual barang atau komoditas dari dalam negeri ke luar negeri.

Banyaknya barang atau komoditi yang di impor, selain membebani negara karena harus mengeluarkan uang, juga memberikan kompetisi baru terhadap barang atau komoditi yang ada di dalam negeri. Akhirnya, barang murah yang di import tersebut akan bersaing dengan produk lokal yang harganya kadang tidak stabil.

Ekspor akan memiliki nilai yang lebih menguntungkan bagi suatu negara maupun produk atau komoditi yang sudah ada di dalam negeri dibandingkan dengan Impor.

Dengan memperdayakan dua poin diatas, yaitu pengusahan dan petani, Indonesia akan memiliki peluang lebih sejahtera karena mampu menghasilkan produknya sendiri dan memenuhi hasil pangan, bahkan mampu mengkspor ke luar negeri untuk menambah devisa negara.

4. Faktor Pemerintah

Pemerintah memiliki peran yang penting dalam hal ini, yaitu dalam hal pengaturan suatu kebijakan, termasuk tiga kebijakan diatas.

Jika pemerintah mampu memperdayakan dan mendukung para pengusaha serta petani yang ada melalui kebijakannya, maka akan lahir banyak produk yang bisa di ekspor ke berbagai negara sehingga dapat menaikkan devisa negara.

5. Pengaruh Negara Lain

Negara lain juga memiliki pengaruh dalam melemahnya nilai mata uang negara lain, diantaranya Krisis, Perang Dagang, Harga Minyak Dunia, dan lain sebagainya.

Di tahun 2018 ini, salah satu faktor penyebabnya adalah meningkatnya suhu sengketa perang dagang AS dan China serta pembatalan kesepakatan nuklir Iran dan AS juga mempengaruhi nilai tukar yang telah mengakibatkan menguatnya Dollar AS terhadap seluruh mata uang dunia.

Dari beberapa penyebab diatas, dampak apa yang ditumbulkan dari melemahnya nilai tukar Rupiah?

Dampak Nilai Tukar Rupiah Melemah

Terus melemahnya nilai tukar rupiah terhap Dollar atau mata uang asing lainnya akan menimbulkan dampak ke berbagai sektor di suatu Indonesia terutama yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat luas. Dampak nilai tukar Rupiah melemah untuk Masyarakat diantaranya :

Dampak Negatif Melemahnya Rupiah

1. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melambat.
2. Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK Meningkat.
3. Pengangguran Akan Meningkat.
4. Inflasi Bahan Pangan Meningkat.
5. Kemiskinan Semakin Bertambah.
6. Daya Beli Masyarakat Turun.
7. Kesejahteraan Rakyat Menurun.
8. Gizi Masyarakat Menurun.
9. Depresi Meningkat.

Menurut Musni Umar, terus melemahnya mata uang rupiah, tidak hanya karena kuatnya tekanan dari luar, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor psikologis dari masyarakat kelas menengah dan atas, dan bahkan ada yang berharap situasi semakin memburuk supaya rakyat marah dan terjadi pergantian rezim.

Dampak Positif Melemahnya Rupiah

Selain dampak Negatif yang sering kita rasakan, ternyata melemahnya nilai tukar rumpiah juga memiliki dampak positif yang terkadang kita tidak merasakannya, diantaranya :

1. Harga barang yang di Ekspor akan semakin mahal.
2. Barang lokal Indonesia akan menjadi pilihan.
3. Masyarakat lebih bijak dalam melakukan Kredit.
4. Masyarakat akan lebih Hemat dalam menggunakan Uang.
5. Wisata Indonesia akan meningkat oleh turis Mancanegara.
6. Pekerja bergaji Dollar semakin untung.
7. Pemerintah berusaha untuk bekerjasama Bilateral maupun Multilateral.

Itulah beberapa penyebab dan dampak melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar maupun mata uang asing lainnya. Sebagai warga negara Indonesia, tentunya kita berharap nilai tukar Rupiah semakin menguat agar kita dapat merasakan banyak hal baik didalamnya.

Referensi :
https://uangindonesia.com/alasan-mengapa-dollar-menjadi-mata-uang-dunia/
https://web.facebook.com/rahmadi/posts/10214349429742768
https://www.kompasiana.com/musniumar/55f21cf34df9fd7e0e532e94/10-dampak-negatif-pada-masyarakat-melemahnya-rupiah
Cari Artikel Lainnya Di Sini
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar