Skip to main content

Tips Dan Panduan Memilih Mesin Cuci Sesuai Kebutuhan

Panduan Memilih Mesin Cuci Sesuai Kebutuhan

Tulisan Ndeso, Panduan Memilih Mesin Cuci Sesuai Kebutuhan - Teknologi mesin cuci di era saat ini sudah semakin berkembang. Brand terkenal yang sudah malang melintang dalam urusan mesin cuci seperti LG, Samsung, Panasonic, Sharp dan berbagai produsen lainnya sudah memasarkan berbagai macam jenis mesin cuci dengan fungsi yang beragam.

Mesin cuci dua tabung, mesin cuci front loading, mesin cuci top loading, hingga model mesin cuci yang dilengkapi dengan pengering pakaian akan membuat anda bingung menentukan mesin cuci mana yang paling sesuai dengan kebutuhan karena terdapat begitu banyak pilihan mesin cuci yang beredar di pasaran.

Artikel ini akan membahas mengenai panduan dan cara memilih mesin cuci yang sesuai dengan kebutuhan anda sehingga anda dapat menentukan sendiri merk, ukuran, hingga jenis mesin cuci yang sesuai.

Cara Memilih Mesin Cuci Sesuai Kebutuhan

Dari sekian banyak mesin cuci unggul yang banyak dijual di pasaran, mesin cuci seperti apakah yang terbaik? Saking banyaknya jenis mesin cuci seringkali membuat kita sebagai calon pembeli kebingungan dalam memilih. Oleh karena itu, pertama-tama akan dijelaskan bagaimana cara yang tepat dalam memilih mesin cuci yang sesuai dengan kebutuhan.

1. Memilih Mesin Cuci Berdasarkan Jenis

Jenis mesin cuci dibedakan berdasarkan jumlah tabungnya, yakni mesin cuci satu tabung dan mesin cuci dua tabung. Perbedaan dari jumlah tabung tersebut akan mempengaruhi cara pengoperasiannya, yang mana mesin cuci satu tabung umumnya dioperasikan secara otomatis (fully automatic), sementara mesin cuci dua tabung dioperasikan secara semi otomatis (semi-automatic).

1.1. Mesin Cuci Satu Tabung

Mesin cuci jenis ini hanya memiliki satu tabung, yang mana satu tabung ini multi fungsi, dari mulai mencuci, membilas, dan mengeringkan pakaian. Bisa dibilang, mesin cuci jenis ini lebih praktis karena proses pencucian dilakukan dalam tabung yang sama, selain itu semua proses ini berlangsung secara otomatis. Dampaknya adalah harga mesin cuci ini menjadi mahal.

Mesin cuci satu tabung dibagi lagi menjadi dua jenis, yakni mesin cuci front loading dan mesin cuci top loading. Beberapa perbedaannya adalah sebagai berikut :


Jenis Mesin Cuci Kelebihan Kekurangan
Top Loading Secara garis besar, harga lebih murah. Memerlukan lebih banyak air.
Ukuran tabung lebih besar. Penggunaan listrik lebih boros.
Lebih praktis, karena lubang tabung di atas. Kemampuan pengeringan hanya 80%-85%.
Front Loading Lebih hemat air & daya listrik. Harga lebih mahal.
Ada yang bisa Hot Wash (mencuci dengan air panas). Memerlukan suplay arus air yang deras.
Kemampuan pengeringan hingga 90%. Pintu mesin cuci hanya bisa dibuka saat sudah selesai mencuci.

Dapat disimpulkan, jenis front loading lebih cocok bagi Anda yang menyukai mesin cuci dengan fungsi pengering yang baik. Sementara untuk jenis top loading cocok untuk Anda yang memerlukan mesin cuci yang dapat mencuci dengan lebih efektif.

Panduan Memilih Mesin Cuci Sesuai Kebutuhan
Mesin Cuci Front Loading

Panduan Memilih Mesin Cuci Sesuai Kebutuhan
Mesin Cuci Top Loading

Selain itu, top loading juga lebih cocok untuk usaha laundry karena harga yang lebih murah dan tanpa perlu membungkuk untuk mengeluarkan serta memasukkan pakaian. Namun, jika anda mencari untuk keperluan pribadi dengan tampilan yang keren, tipe front loading sangat cocok untuk anda.

1.2. Mesin Cuci Dua Tabung

Mesin cuci jenis ini memiliki dua tabung yang fungsinya berbeda. Pada tabung pertama (biasanya di sebelah kiri), fungsinya sebagai pencuci dan pembilas pakaian, sedangkan pada tabung kedua yang berada di sebelah kanan berfungsi sebagai pengering pakaian.

Pengoperasian mesin cuci dua tabung ini bisa dibilang kurang praktis, yakni ketika anda telah selesai mencuci dan membilas di tabung sebelah kiri, anda perlu memindahkannya ke tabung sebelah kanan ketika akan mengeringkan pakaian tadi. Sedikit ketidak-praktisan tadi membuat mesin cuci jenis ini lebih ramah di kantong dari segi harga dan penggunaan daya listrik.

2. Pemakaian Listrik dan Air

Dua hal ini adalah komponen utama dalam pengoperasian mesin cuci, sudah jelas namanya mencuci itu menggunakan air, terlebih mencucinya dengan mesin, pasti memerlukan listrik, sehingga anda perlu mempertimbangkan dengan baik sebelum membelinya.

2.1. Listrik

Untuk mesin cuci yang memiliki fungsi pengering, perbedaan biaya listrik bisa muncul dari jenis pengering yang dipakai. Mesin cuci top loading yang menggunakan pengering tipe heater misalnya, akan lebih banyak mengonsumsi daya listrik dibanding jenis front loading yang menggunakan pengering tipe heat pump.

Saat Anda ingin membeli mesin cuci satu tabung, anda harus memastikan membeli mesin yang dilengkapi fungsi inverter. Inverter adalah sebuah perangkat yang fungsinya untuk menggerakkan motor guna mengubah arus DC ke AC. Pemakaian daya listrik pada mesin cuci yang memiliki inverter dapat diatur dengan tepat, sehingga konsumsi daya listrik juga dapat ditekan seminimal mungkin.

2.2. Air

Mesin cuci dengan dua tabung cenderung memerlukan volume air yang relatif lebih banyak dibandingkan dengan mesin cuci satu tabung. Bila Anda ingin membeli mesin cuci dua tabung, pilihlah tipe yang volume airnya dapat diatur, atau yang ada mekanisme penghematan airnya, agar Anda dapat menekan pemakaian air.

Mesin cuci top loading lebih baik dalam menghilangkan noda karena kekuatan air yang digunakan. Hal tersebut membuat mesin cuci top loading lebih banyak mengonsumsi air. Sebaliknya, mesin cuci front loading membersihkan pakaian dengan mengandalkan benturan/gesekan yang diakibatkan oleh perputaran tabung cuci secara vertical, sehingga penggunaan airnya mampu ditekan dan juga lebih sedikit.

Biaya pemakaian air dalam mesin front loading menjadi lebih rendah karena proses kerjanya bisa diselesaikan dengan air yang lebih sedikit dibanding jenis top loading.

3. Kapasitas Mesin Cuci

Kapasitas mesin cuci yang dibutuhkan tergantung dari banyaknya cucian yang akan anda cuci, hal ini tergantung dari seberapa sering anda mengganti pakaian hingga banyaknya anggota keluarga dalam rumah. Ilustrasi sederhananya seperti berikut ini :

Umumnya, kapasitas mesin cuci dihitung dari volume pakaian kotor satu orang dalam sehari (1.5 kg) x (jumlah anggota keluarga). Sebagai contoh, untuk anggota keluarga berjumlah 4 orang, maka setidaknya perlu disediakan mesin cuci berkapasitas 1.5 kg x 4 = 6 kg.

Bila Anda juga berpikir untuk mencuci cucian lain selain pakaian (misalnya handuk, sepatu), maka kami menyarankan Anda untuk menambahkan kapasitas pencucian sebanyak 1 kg (total menjadi 7 kg).

Tanpa melihat dari jumlah orang, ada juga cara memilih kapasitas mesin cuci yang didasari pada metode mencuci di masing-masing keluarga. Meskipun hanya tinggal berdua, ada yang menumpuk cucian 3 hari bahkan hingga 1 minggu yang mengakibatkan cucian anda mencapai berat 7 kg – 9 kg. Cucian sebanyak ini tetap bisa dicuci dengan cepat, asalkan mesin cuci yang dipilih memiliki kapasitas yang besar.

4. Harga

Dengan segala pertimbangan yang dijabarkan diatas, faktor penentu biasanya ada di harga. Meskipun harga yang diperoleh dari jenis/model mesin cuci tertentu harganya mahal, namun anda sudah menyukai tipe tersebut dan keunganan anda mencukupi, tentu itu tidak menjadi masalah.

Berbeda ketika keuangan anda yang pas-pasan, anda pasti akan berfikir sebaik mungkin agar mesin cuci yang awalnya untuk meringankan pekerjaan anda, juga mampu meringankan dalam segi finansial.

Semahal apapun harga yang dikeluarkan untuk mesin cuci tidak berarti jika anda tidak merawatnya dengan baik. Semoga tulisan artikel panduan memilih mesin cuci dapat mempermudah anda untuk mencapatkan mesin cuci yang sesuai dengan kebutuhan. Semoga bermanfaat.
Cari Artikel Lainnya Di Sini
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar